Perbedaan langsung dari pada pandangan politik memang terkadang sudah berlangsung sangat keras, sehingga bisa melahirkan apa yang nantinya dinamakan dengan tahanan politik atau TAPOL ! akibat dari dunia Politik, banyak sudah para tokoh di dunia yang harus benar-benar merasakan dinginnya jeruji besi. Diantaranya mereka ada yang sampai meninggal dunia demi negaranya, ada juga yang sudah dibebaskan dari tahanan yang tak berperikemanusiaan, hingga beberapa lainya masih hidup sampai dengan saat ini. Berbeda lagi dengan mereka yang notabennya narapidana akibat kasus kejahatan. Namun untuk TAPOL ini harus rela sekali meringkuk di penjara dengan kurun waktu bertahun-tahun karena memang menempuh jalan perjuangan yang tidaklah mudah. Sebuah jalan terjal atas pengabdian berliku demi memperjuangkan adanya nilai-nilai yang diyakini kebenarannya. 

Tokoh Politik Indonesia – Bung Karno / Presiden Ir. Soekarno 

Sudah dikenal baik jasanya di Indonesia. Dimana demi memperjuangkan bangsa Indonesia dan kemerdekaan dari Republik Indonesia, Bung Karno harus mampu menerima status dirinya sebagai seorang tahanan politik. Belanda yang berpindah-pindah dari satu tempat pengasingan ke tempat pengasingan lainnya. Dimana terdapat sejumlah tempat pengasingan Bung Karno di antaranya adalah : |1| Penjara Banceuy Bandung |2| lapas Sukamiskin Bandung |3| Kota Ende NTT |4| Bengkulu |5| Brastagi Sumatera Utara |6| Bangka |7| Boven Digoel – Papua. Semuanya terjadi dari tahun 1929 hingga tahun 1949 silam. 

Pasca Kemerdekaan, setelah resmi diberhentikannya sebagai seorang presiden di tahun 1967, Bung Karno menjadi seseorang dengan status tahanan  Politik Orba ( Orde Baru ). Setelah dari Ibu Fatmawati yang tingga di Kebayoran Baru, Bung Karno lantas langsung saja dipindahkan kembali ke Bogor. Dimana pada saat itu Beliau sedang mengalami sakit Ginjal yang sangat parah sehingga wajahnya terlihat menjadi bengkak-bengkak. Kemudian atas permohonan dari sang keluarga, Bung Karno langsung saja dipindahkan  ke Wisma Yaso atau saat ini dikenal sebagai Museum Satria Mandala. Tepatnya ada di Jakarta Pusat dan pada tanggal 21 Juni tahun 1970, Bung karno dinyatakan Meninggal Dunia. 

Tokoh Politik India – Mahatma Gandhi 

Namanya tidak akan asing di mata para pembacanya ! Mahatma Gandhi sudah sangat terkenal akan kata-kata bijak dengan diisi motivasi tinggi bagi para pembacanya. Sejarah perlawanan Mohandas Gandhi sudah sangat banyak diwarnai di Penjara. Dengan dimulai kurun waktu 2 bulan Penjara pada tahun 1907 tepatnya di Afrika Selatan. Dimana Mahatma Gandhi ini bekerja hanya untuk bisa mengakhiri diskriminasi terhadap orang India yang ada di sana. Saat dipenjara, Mahatma Gandhi senang sekali membaca buku mengenai Ketidaktaatan Sipil yang dibuat oleh Henry David Thoreau. Dimana sudah menjadi sebuah bagian utama dalam filosofinya ketika hendak pulang ke India. 

Lalu balik lagi ke negara India, dimana Mahatma Gandhi dipenjara beberapa kali karena memang gerakannya untuk melawan penjajah Inggris. Lalu pada tahun 1922, Mahatma Gandhi harus rela di adili untuk terakhir kalinya oleh pemerintah Inggris. Dirinya telah mengaku keras bahwa bersalah atas semua dakwaan dan sudah dijatuhi hukuman selama 6 tahun penjara ! jadi pada kala itu, dirinya harus menerima menjalani masa kurungan 2 tahun sebelum benar0benar dibebaskan untuk memulai operasi usus buntu secara darurat yang diderita dirinya. Pada Akhirnya, negara India sudah bisa mencapai kemerdekaan pada tanggal 15 Agustus di tahun 947 yakni jangka 5 Bulan sebelum Mahatma Gandhi kedapatan telah dibunuh ! 

Tokoh Politik Afrika Selatan – Nelson Mandela 

Sosok dari Nelson Mandela juga selalu terpampang jelas namanya dalam dunia Politik. Setelah dirinya bergabung langsung dengan Kongres Nasional Afrika atau dikenal sebagai ANC pada tahun 1944 dan terlibat aktif di alam melawan sebuah kebijakan Apartheid di negaranya. Beliau ( nelson mandela ) akhirnya harus menerima untuk diadili dalam apa yang kemudian sudah dikenal sebagai “ Marathon Treason Trial of 1956 hingga 1961 “…. dengan adanya pelarangan ANC ni, pada tahun 1961 dirinya ikut serta dalam mendirikan Sayap Militer, Umkhonto We Sizwe atau Tombak Bangsa. Tetapi dirinya kembali lagi ditangkap pada tahun 1962 dan telah dijatuhi sebuah hukuman selama 5 tahun penjara lamanya. 

Nah pada tahun 1964, hukuman tersebut lantas saja dilanjutkan dengan hukuman penjara seumur hidup dikarenakan tuduhan akan menggulingkan pemerintah. Sampai dengan tahun 1982, Nelson Mandela akhirnya  ditahan di penjara Pulau Robben yang berada di kawasan Cape Town, sebelum benar-benar resmi dipindahkan ke penjara Pollsmoor daratan Utama. Setelah dirinya dibebaskan pada tahun 1990 ( kurang lebih 8 tahun masa kurungan ) Nelson Mandela selanjutnya bisa terjun ke dunia politik dan memimpin ANC. dan pada akhirnya di tahun 1994 silam, pemilihan dari multiras pertama yang diadakan oleh Negara Afrika Selatan memenangkan ANC dengan suara sebanyak 62% mendung dirinya ! dan disini Nelson mandela resmi menjadi presiden Kulit Hitam pertama yang ada di negara tersebut. 

Tokoh Politik Negara Myanmar – Aung San Suu Kyi 

Mungkin diantara kalian masih ada yang asing dengan nama tokoh politik kebebasan negara ini ? … pemimpin dari Oposisi Pro-Demokrasi Myanmar ini bernama Aung San Suu Kyi dengan memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian. Lalu pada tahun 1991 saat dia dalam tahanan rumah, dirinya bisa dibebaskan pada tahun 1995 kemudian ditahan lagi untuk beberapa kali. Partainya, seperti Liga Nasional untuk Demokrasi NLD memutuskan adanya pemboikotan pemilu tahun 2010. Segera saja pungutan dari suara ini akan berakhir dan Suu Kyi bisa dibebaskan. 

Dirinya di cap sebagai seorang Teroris oleh Junta dan sudah ditempatkan di tahanan  rumah sejak tahun 1990, Suu Kyi secara Konsisten terus saja melawan Otoritarianisme Junta Militer. Sampai dengan Usianya 60 Tahun, semangatnya tidak akan pernah berkurang hingga akhirnya saat ini dirinya mencapai dan menjadi salah satu elite yang berkuasa di myanmar. 

Tokoh Politik di Palestina – Yasser Arafat 

Selanjutnya masuk ke Palestina, dimana ada Arafat menjadi seorang ketua Organisasi Pembebasan palestina atau PLO dan pemimpin dari gerakan Fatah. Disini Arafat menghabiskan sebagian besar hidupnya menentang Israel. Arafat dan gerakannya sudah beroperasi dari beberapa negara Arab. Disuir langsung keluar dari yordania dan terpaksa mengungsi langsung ke Lebanon dan disini Arafat serta Fatah sudah menjadi seorang target utama Invasi militer Israel atas Yordania pada tahun 1978 dan 1982. 

 

Dan diakhir tahun 2004, setelah diisolasikan secara aktif oleh tentara Israel di rumahnya Arafat sudah Jatuh Sakit dan telah Wafat pada tanggal 11 November di tahun 2004 dalam Usia menginjak 75 Tahun. Sampai dengan detik ini, Arafat masih saja dikenal sebagai seorang tokoh yang Kontroversial. Mayoritas dari rakyat yang ada di palestina melihatnya sebagai seorang pejuang kemerdekaan sementara banyak sudah warga israel mengenalnya sebagai seorang teroris. 

Next part 2 …

Posted in Politik Mancanegara