Kamala Harris, merupakan seorang senator Amerika Serikat dari California, dirinya adalah cawapres Joe Biden untuk pemilihan umum presiden AS pada November tahun ini. Biden mengumumkan pertunjukan pertamanya, yaitu pada Selasa kemarin 11/8/2020 melalui kicauannya di Twitter kepada para pendukungnya.

Pemilihan Kamala Harris yang dilakukan oleh Biden menjadi berita utama, karena kritik yang cukup tajam yang di tunjukan kepada Kamala Harris selama dirinya berada di jalur kampanye, di samping kontroversi saat dirinya menjabat sebagai jaksa California. Terpilihnya Kamala Harris sebagai wanita Amerika-Asia pertama yang menjabat sebagai Wakil Presiden AS, hal ini otomatis membuat semua orang penasaran.

Tentang Kamala Harris, Cawapres Joe Biden di Pilpres AS

Setelah mengalami sebuah pertarungan yang cukup sengit dan ketat, akhirnya publik mengetahui hasil pemenang Pemilu AS 2020. Pasangan Joe Biden-Kamala Harris dinyatakan berhasil menang usai keduanya meraup 290 electoral votes dan berhasil mengalahkan pasangan petahana Trump-Pence.

Seperti dilansir The New York Times, Biden dan Kamala berhasil melampaui 270 electoral votes dan pada akhirnya menjadikan Biden sebagai presiden AS ke-46 dan Kamala sebagai perempuan kulit hitam pertama di AS yang akhirnya menjabat sebagai wakil presiden. Namun sebenarnya siapakah Kamala Harris ? Berikut ini beberapa fakta tentang Kamala Harris

Wanita Kulit Hitam Keturunan India

Harris adalah seorang wanita kulit hitam dan kandidat keturunan India pertama yang berhasil dipilih oleh partai besar di AS. Kamala lahir dengan nama lengkap yaitu, Kamala Devi Harris. Kama Harris lahir pada 20 Oktober 1964 di Oakland, California AS. Harris (55) adalah putri dari pasangan imigran, ibunya yang merupakan wanita kelahiran India bekerja sebagai peneliti kanker payudara. Penelitian dekade terakhir yang dilakukan di Berkeley Laboratorium untuk sebuah Departemen Energi.

Ayah Harris merupakan seorang profesor ekonomi emeritus di Universitas Stanford yang lahir di Jamaika. Banyak orang yang berharap semoga hal ini menandakan perubahan yang luar biasa di Partai Demokrat dengan akhirnya mengakui pentingnya orang kulit hitam dan terutama wanita berkulit hitam seperti yang diungkapkan oleh Angela Rye, seorang pakar strategi politik Demokrat dan eks direktur eksekutif Kongres.

Dibesarkan dalam Keluarga Hindu dan Kristen

Dia dibesarkan di keluarga Hindu dan Kristen Ibunya, yaitu Shyamala Gopalan dari Chennai, India. Sedangkan ayahnya Donald Harris yang berasal dari Jamaika. Keduanya bertemu sebagai kedua mahasiswa S1 di Universitas California, Berkeley AS. Nama ‘Kamala’ yang artinya ‘bunga teratai’ dalam bahasa Sanskrit, juga nama lain dari sosok Dewi Hindu, Lakshmi. Kamala juga pernah mengunjungi India beberapa kali, semasa dirinya kecilnya dan mengenal beberapa keluarganya yang ada di sana.

Namun, karena orang tuanya memutuskan untuk bercerai ketika usianya 7 tahun, dia tinggal di Oakland dan juga Berkeley dengan menghadiri beberapa gereja yang didominasi oleh orang Afro-Amerika. Harris juga menikah dengan seorang pria Yahudi, yang merupakan pengacara di Los Angeles Douglas Emhoff. Mereka bertemu pada saat kencan buta di San Francisco dan kemudian menikah pada 2014.

Terkenal di Lingkaran Sosial

Harris terkenal di dalam lingkaran sosial San Francisco Setelah orang tuanya memutuskan bercerai, Harris kemudian dibesarkan oleh sang ibu. Mengutip juga dari The New Yorker, bahwa dirinya sering pindah. Namun di San Francisco lah, di mana tempat kubu Demokrat dan juga merupakan rumah bagi keluarga politik California, seperti Feinsteins dan juga Pelosis, Kamala Harris telah membiasakan diri dengan kehidupan sosial disana. Kamala Harris diakui sebagai sosok wanita yang pintar sehingga bisa bersosialisasi dengan baik dan juga berhasil menghidupkan suasana.

Bangga Sebagai Keturunan India

Bangga dengan keturunan India Kamala Harris dikenal sebagai seorang politikus kulit hitam terkemuka. Tapi dirinya juga tidak pernah lupa dengan darah indianya. Senator California tersebut adalah anak dari ibu yang dilahirkan di India dan seorang ayah kelahiran Jamaika. Ia kemudian menjelaskan bahwa arti nama Indianya berarti ‘bunga teratai’, yang merupakan simbol penting di dalam budaya India. Teratai tumbuh di bawah air, bunganya menjulang di atas permukaan sementara akarnya tertanam kuat di dalam dasar sungai.

Dikenal Sebagai Jaksa

Kamala Harris pernah menjadi jaksa dan anti hukuman mati, Kamala Harris merupakan jaksa penuntut umum. Dirinya pernah menangani beberapa kasus penembakan polisi terhadap warga sipil, ketika dirinya menjabat sebagai jaksa agung di California. Namun, semasa jabatannya tersebut, dia menuai kritik dari aktivis dari sayap kiri yang menilai dirinya tidak cukup agresif menindak departemen kepolisian saat itu.

Harris mengatakan, dia mencoba untuk melakukan sebuah perubahan dari “dalam” pemerintahan. Harris menyerukan untuk mengakhiri sebuah hukuman penahanan massal, uang jaminan, dan juga hukuman mati. Lalu, membuat sebuah sistem peninjau polisi nasional, membuat kehadiran bersejarah dengan memberikan berbagai pelajaran perguruan tinggi kulit hitam yang bebas utang, serta berbagai kebijakan lainnya.

Dalam catatan hukum, Harris juga dikenal sebagai jaksa wilayah San Francisco, yang menentang proses hukuman mati, sekalipun dalam sebuah kasus besar. Ia mengatakan, dasarnya adalah moral dan sebagai seorang jaksa agung dia mengajukan banding atas sebuah keputusan hakim yang menyatakan hukuman mati. Hal tersebut dilakukan karena, menurutnya hukuman mati di California tidak konstitusional.

Sangat Percaya Diri Saat Berdebat

Dilansir dari The New York Times, Lita Rosario yang merupakan senior Kamala di Howard University yaitu pada 1982, ia mengatakan bahwa Kamala merupakan sosok yang sangat percaya diri pada saat dirinya berdebat ketika berlatih. Hal itu yang juga membuat dirinya terkejut dengan gaya debatnya yang selalu menarik. Setelah dirinya lulus dari Howard University dengan jurusan ilmu politik dan juga ekonomi, Kamala melanjutkan studinya di University of California dengan mengambil sebuah jurusan hukum. Pantas saja Kamala merupakan salah satu sosok yang sangat hebat dan juga sangat tenang dalam berdebat.

Menjadi Jaka Yang Menegakan Keadilan Korban Pelecehan

Kamala Harris merupakan seorang jaksa penuntut umum yang juga dikenal berani menegakan keadilan bagi korban pelecehan seksual. Setelah dirinya lulus dari University of California pada tahun 1989, Kamala menjabat sebagai seorang jaksa penuntut yang membela anak-anak dan juga wanita dalam kekerasan rumah tangga dan menangani tentang pelecehan seksual. Selain itu, dia juga bekerja sama dengan Departemen Kesehatan Publik yang ada di San Fransisco dalam membangun gerakan untuk menghentikan pelecehan seksual yang terjadi terhadap anak.

Sekian itulah beberapa fakta mengagumkan dari Kamala Harris yang berhasil memenangkan pilpres AS. Menjadi wakil presiden wanita kulit hitam pertama di AS. Jika melihat kilas balik sosok dari Kamala Harris, banyak orang yang berharap sosoknya dapat memberikan perubahan untuk AS.

Posted in Politik Mancanegara